Implementasi Monitoring Dan Pengendali Kelembaban Untuk Hewan Peliharaan Kelomang Laut Berbasis IoT Dengan Esp32
Keywords:
ESP32, monitoring kelembaban, kelomang laut, Internet of Things.Abstract
Kelembaban merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kelangsungan hidup kelomang laut (marine hermit crab). Pemantauan kondisi habitat secara manual sering kali tidak dilakukan secara konsisten sehingga dapat menyebabkan perubahan suhu dan kelembaban yang berdampak pada kesehatan kelomang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring serta pengendalian suhu dan kelembaban habitat kelomang laut berbasis Internet of Things (Iot) menggunakan mikrokontroler ESP32. Metode penelitian yang digunakan adalah metode prototipe yang meliputi tahap pengumpulan kebutuhan, perancangan sistem, simulasi dan pengujian, serta evaluasi. Sistem menggunakan sensor DHT22 untuk membaca suhu dan kelembaban, aplikasi Blynk sebagai media monitoring dan kendali jarak jauh, relay dan waterpump sebagai aktuator penyiraman otomatis maupun manual, serta buzer yang berfungi untuk peringatan ketika kondisi lingkungan berada diambang batas. Pengujian dilakukan pada dua kondisi dan dua waktu yang berbeda, yaitu di luar ruangan dan di dalam ruangan pada waktu siang dan malam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memonitoring secara real time pada dua kondisi yang berbeda. Pada pengujian siang hari, suhu yang terbaca 31?C dengan kelembaban 68% di luar ruangan, sedangkan 29?C dan 71% di dalam ruangan. Pada malam hari suhu yang terbaca 27?C dengan kelembaban 73% di luar ruangan, sedangkan 29?C dan 69% di dalam ruangan. Sistem berhasil mengaktifkan waterpump secara otomatis pada kelembaban 65% dan 68%, serta berhenti pada kelembaban 70%, 75%, 80%. Selain ini pengendalian otomatis melalui Blynk dan notifikasi buzer menunjukkan tingkat keberhasilan fungsi sebesar 100% pada seluruh skenario pengujian.
References
[2] A. Wihardandi, “Kelomang, si kepiting unik hobi berpindah rumah,” https://mongabay.co.id/. Accessed: Dec. 16, 2013. [Online]. Available: https://mongabay.co.id/2013/12/16/kelomang-si-kepiting-unik-hobi-berpindah-rumah/
[3] J. T. Khriswanti, H. Fitriyah, and B. H. Prasetio, “Sistem Pengendali Suhu dan Kelembaban Udara Prototipe Greenhouse pada Tanaman Hidroponik menggunakan Metode Regresi Linier Berganda berbasis Arduino,” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 6, no. 4, pp. 1531–1538, 2022.
[4] A. W. Tiyas, D. Erwanto, I. Yanuartanti, T. Elektro, F. Teknik, and U. I. Kadiri, “Peningkatan Akurasi Sensor Suhu dan Kelembaban DHT11 dengan Kalibrasi Suhu Berbasis IoT pada Platform Thingspeak Improved Accuracy of DHT11 Temperature and Humidity Sensor with IoT-Based Temperature Calibration on the Thingspeak Platform,” vol. 5, no. 3, pp. 625–633, 2025.
[5] A. R. Hakim, B. Harpad, and Irfan, “SISTEMMONITORING SUHU LABORATORIUMKOMPUTER MENGGUNAKAN SMS BERBASIS ARDUINO,” pp. 1–6, 2016.
[6] B. Kusumo and T. Ardiansyah, “RANCANG BANGUN SISTEM PENDETEKSI KEBAKARAN BERBASIS MIKROKONTROLER ESP32,” J. Elektro, vol. 12, no. 1, 2024.
[7] A. Y. Nahak, Y. P. K. Kelen, B. Baso, and W. Sucipto, “Otomatisasi Pakan Minum dan Monitoring Kelembaban Udara pada Kandang Ayam berbasis IoT,” vol. 7, no. 1, pp. 1–9, 2024, doi: 10.32877/bt.v7i1.1226.
[8] E. M. Yusuf and F. Pratama, “Rancang Bangun Sistem Monitoring Suhu Dan Kelembaban Ruang Server Berbasis Iot Menggunakan Arduino Pada Pt Bintaro Serpong Damai,” vol. VII, no. September, pp. 15–22, 2023.
[9] A. Y. Afiludin, “Implementasi Sistem Sensor Aliran Air Otomatis di Rumah dengan Notifikasi Telegram Berbasis Internet of Things (IoT),” J. Ilmu Komput. dan Teknol. Inf., vol. 3, no. 1, pp. 22–30, 2026.
[10] S. B. Nauli, T. A. Kurniawan, and A. G. P. W, “RANCANG BANGUN ALAT SIRAM OTOMATIS UNTUK TANAMAN HIAS BERBASIS INTERNET OF THINGS,” vol. 8, no. 2, pp. 84–92, 2023.