Analisis Penggunaan Basis Data Terdistribusi pada Cloud Computing

Authors

  • Ardian Biahlil Badri Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Adzriel Bima Putra Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Satria Setyaji Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Yanita Illa Putri Fitriana Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Muhamad Nor Fauzan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Keywords:

Basis data terdistribusi, cloud computing, scalability, high availability, sistem informasi modern.

Abstract

Kebutuhan akan infrastruktur penyimpanan data yang cepat, stabil, dan skalabel terus meningkat seiring berkembangnya sistem digital modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan basis data terdistribusi pada lingkungan cloud computing sebagai solusi terhadap permasalahan tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji dan membandingkan jurnal serta artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem basis data terdistribusi mampu meningkatkan kecepatan akses dan ketahanan sistem melalui penyimpanan data secara paralel pada beberapa server, sementara cloud computing memberikan fleksibilitas dan skalabilitas yang dibutuhkan sistem dengan beban pengguna tinggi. Namun demikian, tantangan seperti keamanan data, sinkronisasi antar server, dan ketergantungan pada koneksi internet yang stabil tetap perlu diperhatikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan basis data terdistribusi pada cloud computing merupakan solusi yang relevan dalam mendukung pengembangan sistem informasi modern.

References

[2] R. Ajie and T. Sutabri, “Optimasi Kinerja Basis Data Terdistribusi Menggunakan Algoritma Replication dan Partitioning,” J. Sains Student Res., vol. 3, no. 2, pp. 371–378, 2025, doi: 10.61722/jssr.v3i2.4318.

[3] Julia, M. I. Mutahari, Renaldi, and Saepullah, “Analisis Kinerja Basis Data Terdistribusi dalam Linkungan Cloud Computing,” Karimah Tauhid, vol. 3, no. 2, pp. 1771–1782, 2024, doi: 10.30997/karimahtauhid.v3i2.11907.

[4] S. Pitriyani and R. Firdaus, “Pengembangan Data Base Terdistribusi untuk Aplikasi Cloud Computing,” Innov. J. Soc. Sci. Res., vol. 4, no. 3, pp. 15905–15917, 2024, doi: 10.31004/innovative.v4i3.12437.

[5] M. A. F. Ridha and K. Gunawan, “Implementasi Cloud Computing Cluster Menggunakan Microstack Untuk Layanan Web,” J. Komput. Terap., vol. 9, no. 2, pp. 122–133, Nov. 2023, doi: 10.35143/jkt.v9i2.6017.

[6] S. Wahyu, “Perancangan dan Implementasi Konsep Replikasi Data Berbasis Sistem Basis Data Terdistribusi pada Aplikasi E-Library,” Pros. SEMINASTIKA, vol. 5, no. 1, 2024, doi: 10.47002/seminastika.v5i1.842.

[7] A. Prabowo, Q. H. Hidayah, S. M. Sianggara, and D. O. Khoermala, “Optimalisasi Manajemen Perpusatakaan: Sistem Basis Data Terdistribusi Menggunakan Metode Rapid Application Development (RAD),” STORAGE J. Ilm. Tek. dan Ilmu Komput., vol. 4, no. 2, pp. 137–147, 2025, doi: 10.55123/storage.v4i2.5356.

[8] A. Z. Nabila, S. Yasmine, and A. Stevano, “Peran Cloud Computing terhadap Efisiensi Infrastruktur dan Transformasi Jaringan Organisasi: Studi Literatur,” J. Sains dan Teknol. 4.0, vol. 3, no. 1, pp. 19–23, 2025.

[9] S. A. Alkadrie and Fitroh, “Keamanan Cloud Computing di Era Industri 4.0: Systematic Literature Review,” KONSTELASI Konvergensi Teknol. dan Sist. Inf., vol. 4, no. 2, pp. 1–15, Dec. 2024, doi: 10.24002/konstelasi.v4i2.10277.

[10] A. A. Muhamad, D. A. Kusuma, I. Renaldi, and A. Wibowo, “Studi Literatur Komparasi SQL dan NoSQL dalam Pemilihan Basis Data Ideal untuk Skalabilitas Tinggi,” IKN J. Inform. dan Kesehat., vol. 2, no. 1, pp. 37–48, 2025, doi: 10.35473/ikn.v2i1.3693.

Downloads

Published

2026-07-25