Dampak Konten Berbasis AI di Media Sosial terhadap Kreativitas dan Keterampilan Mahasiswa
Keywords:
AI-Generated Content, Generasi Z, Sikap Audiens, Media SosialAbstract
Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah merevolusi lanskap komunikasi digital, terutama melalui media sosial yang kini semakin terintegrasi dengan algoritma personalisasi. Generasi Z sebagai digital native menjadi kelompok pengguna utama platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube, di mana AI memegang peranan kunci dalam mengatur visibilitas dan bentuk interaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh spesifik dari Konten yang Dihasilkan oleh AI (AI-Generated Content/AI-GC) terhadap sikap Generasi Z sebagai pengguna media sosial yang paling dominan dan melek teknologi. Dengan adopsi AI generatif yang masif di platform seperti TikTok dan Instagram, sikap Gen Z menjadi indikator kunci penerimaan teknologi ini di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan N=32 responden Gen Z, di mana mereka diekspos pada konten yang identik dengan atribusi sumber yang berbeda (AI vs. Manusia). Temuan kunci menunjukkan bahwa, meskipun Gen Z menunjukkan tingkat penerimaan yang lebih tinggi terhadap efisiensi dan personalisasi AI-GC dibandingkan generasi sebelumnya, mereka masih memiliki skeptisisme yang signifikan terhadap isu otentisitas dan kredibilitas. Secara statistik, pengungkapan bahwa konten dibuat oleh AI menghasilkan penurunan signifikan dalam skor kepercayaan, tetapi hanya menunjukkan pengaruh minimal terhadap niat keterlibatan pada konten berorientasi hiburan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bagi Gen Z, trade-off antara fungsionalitas dan otentisitas konten AI bersifat situasional, memberikan implikasi penting bagi pemasar yang menargetkan kelompok usia ini: transparansi diperlukan, tetapi nilai hiburan dan relevansi konten dapat mengalahkan bias negatif terhadap sumber AI.
References
Arkhipova, D., & Janssen, M. (2024). AI recommendations’ impact on individual and social practices of Generation Z on social media: a comparative analysis between Estonia, Italy, and the Netherlands. Semiotica, 2024(261), 61–86. https://doi.org/10.1515/sem 2023-0089
Baig, K., Altaf, A., & Azam, M. (2024). Impact of AI on Communication Relationship and Social Dynamics: A qualitative Approach. Bulletin of Business and Economics (BBE), 13(2), 282–289. https://doi.org/10.61506/01.00283
Chaudhari, V., & Bhangale, S. K. (2024). ENHANCING ENGAGEMENT AND COMMUNICATION USING ARTIFICIAL INTELLIGENCE ON SOCIAL MEDIA. International Journal of Education, Modern Management, Applied Science & Social Science, 06(04(I)), 35–39. https://doi.org/10.62823/IJEMMASSS/6.4(I).6947
Kusumawati. (2008). KECERDASAN BUATAN MANUSIA (ARTIFICIAL INTELLIGENCE}: TEKNOLOGI IMPIAN MASA DEPAN
Le Mai, H. (2023). The Impact of Digital Technology and social media On the Mental Well Being of GEN Z In Education. Central European Management Journal, 31(4), 353–357.
Liliweri,Alo. (2015). Komunikasi Antar Personal. (Jakarta : Kencana Prenadamedia Group)
P. Bidang, K. Sains, D. Pendidikan, A. D. Putri, and D. Pratama, “Jurnal Edik Informatika SISTEM PAKAR MENDETEKSI TINDAK PIDANA CYBERCRIME MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB DI KOTA BATAM”
Parks, Malcolm R. Dan Howard,philip N. (2012). Social Media and Political Change: Capacity, Constrait and Consequence. Journal of Communication. Volume 62, Issue 2
Treviño Benavides, T. B., Alcorta Castro, A. T., Garza Marichalar, S. A., Peña Cisneros, M., & Baker Suárez, E. C. (2023). Social Media Activities (pp. 23–26). https://doi.org/10.1007/978-3-031-33452-8_5