PERUBAHAN MODEL PEMASARAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID 19
Keywords:
UMKM, Covid 19, Omset, DigitalAbstract
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang selama ini menggunakan model pemasaran tradisional yaitu model pemasaran dari mulut ke mulut (mouth to mouth marketing) dengan menunggu konsumen datang ke tempat usahanya sangat terdampak adanya pandemi covid-19 dengan menurunnya omset penjualan. Penurunan omset pelaku usaha UMKM tejadi karena berkurangnya pelanggan akibat adanya kebijakan pembatasan sosial (social distancing) dan Work From Home (WFH).
Penurunan omset penjulan ini menunjukkan tidak efektifnya model pemasaran yang selama ini telah digunakan, sehingga dibutuhkan model pemasaran baru yang sesuai dengan kondisi pandemic covid -19. Oleh karena itu focus dari penelitian ini adalah menemukan model pemasaran yang tepat bagi pelaku usaha UMKM dalam menghadapi pandemic covid 19.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode pendekatan yuridis empiris dengan subjek penelitian yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara mendalam yang kemudian dianalisis dengan teknik kualitatif dengan model analisis interaktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial menjadi model baru dalam memasarkan produk dari para pelaku usaha UMKM. Perubahan model pemasaran usaha sudah menjadi suatu keharusan akibat adanya kemajuan teknologi telekomukasi dan informasi serta perubahan gaya hidup masyarakat di era digital.