Penerapan Model Arus Jaringan dalam Menentukan Rute Terpendek Pembelian Barang Grosir (Toko Mainan dan ATK)
Keywords:
rute terpendek, model arus jaringan, jalur terpendek, pembelian grosir, optimasi logistikAbstract
Dalam kegiatan pembelian barang grosir, pemilihan rute yang tidak optimal sering kali mengakibatkan inefisiensi berupa jarak tempuh yang lebih jauh, waktu perjalanan yang lebih lama, dan peningkatan biaya transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model arus jaringan, khususnya metode shortest path, dalam menentukan rute terpendek pembelian barang grosir buku, kertas HVS, dan bolpoin dari Omah ATK dan Mainan ke beberapa toko tujuan di wilayah tertentu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menyusun jaringan graf berdasarkan data jarak antar toko. Analisis dilakukan secara manual melalui tahapan permanent set dan divalidasi dengan simulasi menggunakan perangkat lunak POM-QM untuk memastikan konsistensi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini berhasil mengidentifikasi rute terpendek untuk setiap jenis barang dengan akurasi tinggi. Untuk buku, jarak terpendek yang diperoleh berkisar antara 2,8 hingga 8,1 km; untuk kertas HVS antara 2,3 hingga 9,9 km; dan untuk bolpoin antara 4,6 hingga 10 km. Simulasi perangkat lunak mengkonfirmasi bahwa hasil perhitungan manual telah tepat. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model arus jaringan efektif dalam menyediakan solusi rute optimal, yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan logistik untuk mengurangi jarak, waktu, dan biaya dalam aktivitas pembelian grosir.
References
Amin, M., & Hendrik, E. (2025). Implementasi algoritma Dijkstra pada sistem informasi geografis. Jurnal Teknik Elektro Untan, 15(1), 45–56.
Angul, A., Fallo, D., Tango, K. V., Belo, I. N. A., & Hoar, F. (2025). Implementasi algoritma Dijkstra dan Greedy dalam penyelesaian masalah rute terpendek. Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi, 7(1), 489–496. https://doi.org/10.53863/kst.v7i01.1654
Hendra, & Riti, Y. F. (2022). Perbandingan algoritma Dijkstra dan Floyd-Warshall dalam menentukan rute terpendek Stasiun Gubeng menuju wisata Surabaya. JIKA (Jurnal of Informatics) Universitas Muhammadiyah Tangerang, 6(3), 297–309. https://doi.org/10.31000/jika.v6i3.6528
Maharani, N. P. S., et al. (2025). Implementasi algoritma Dijkstra untuk menentukan jalur terpendek pendistribusian Green Field Fresh Milk. Jurnal Syntax Admiration, 6(3), 1411-1424.
Nugroho, A., et al. (2025). Optimasi rute pendistribusian barang menggunakan algoritma genetika. Jurnal Square.
Pratama, R., et al. (2024). Optimalisasi biaya dan jarak distribusi pada depot air minum menggunakan model arus jaringan. Jurnal Ilmiah Widya Pendidikan, 5(2), 112-125.
Sari, P. M., Fauziah, F., & Gunaryati, A. (2021). Implementasi algoritma Dijkstra pada aplikasi Go-Tahu dengan pencarian rute terpendek ke pabrik tahu. Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi), 5(2), 103. https://doi.org/10.35870/jtik.v5i2.210
Sulistyowati, H. S., Nur, M., & Fajri, D. (2025). Implementasi algoritma Dijkstra untuk menemukan rute terdekat pengambilan barang bekas berbasis web pada Lapak Rongsok Brosot, Bekasi. Jurnal Tridi: Teknologi Informatika & Komputer, 2(2), 30–45
Suryadi, D., et al. (2025). Penentuan jarak optimal guna meminimalkan biaya distribusi dengan metode jaringan. Jurnal Simantec.
Syamsuddin Mas’ud. (2023). Penentuan Rute Pendistribusian Gas LPG Menggunakan Algoritma Prim dengan Optimalisasi melalui Pergantian Sisi. Proximal: Jurnal Penelitian Matematika Dan Pendidikan Matematika, 7(1), 9–17. https://doi.org/10.30605/proximal.v7i1.3063